Showing posts with label Info F1. Show all posts
Showing posts with label Info F1. Show all posts

Sunday, 24 August 2008

Duel 'Memalukan' Massa dengan Sutil

Doni Wahyudi - detiksport


Reuters/Heino Kalis
Valencia - Felipe Massa menyalahkan Adrian Sutil dalam insiden di pitlane yang berujung sanksi denda padanya. Sang pemenang GP Eropa itu pun menyebut duel tersebut sebagai memalukan.

Saat akan keluar dari pit stop keduanya di lap 37, Massa nyaris bersenggolan dengan Suti. Pembalap Force India itu datang dari arah belakang setelah lebih dulu menyelesaikan pit stopnya.

Alhasil F2008 dan VJM-01 sempat bertarung wheel on wheel hingga akhirnya pitlane menyusut menjadi satu jalur jelang kembali ke lintasan. Adalah Massa yang terpaksa mengalah dengan memperlambat kendarannya untuk membiarkan Sutil masuk trek lebih dulu.

"Saya pikir itu bukan tindakan yang cukup pintar dari dia (Sutil), karena biarpun dia keluar (pitlane) lebih dulu dari saya maka nantinya dia harus memberi saya jalan (karena akan overlap). Jadi itu sedikit memalukan untuk bertarung dengannya di pit lane," ungkap Massa di ITV.

Akibat insiden tersebut Massa dijatuhi denda 10 ribu euro atau sekitar Rp 136 juta. Sanksi yang jumlahnya tak seberapa mengingat sempat muncul kekhawatiran kalau kemenangannya bakal dicabut.

"Saya berhenti di belakangnya di pit stop dan melaju bersamaan. Jadi saat dia melewati saya (bersamaan) dengan kepergian saya dari pit, jadi kami melaju bersebelahan. Tapi, jelas, saya yang memimpin dan dia adalah mobil yang akan di-overlap," pungkas sang juara GP Eropa yang kini punya koleksi 64 poin dan duduk di posisi dua klasemen pembalap itu. ( din / ian )

Sumber : Detiksport.com

Massa Sempurna di Balapan ke-100

Doni Wahyudi - detiksport


Reuters/Dani Cordona
Valencia - Meraih pole, menjadi pembalap tercepat dan merengkuh gelar juara plus membuka kembali persaingan menjadi juara dunia. Di balapannya yang ke-100, Felipe Massa layak diberi nilai 100.

Buat Massa, GP Eropa di Sirkuit Valencia bukan hanya spesial karena dia langsung jadi pemenang meski baru sekali balapan digelar di sana. Itulah race ke-100 Massa sejak terjun ke balapan Jet darat bersama tim Sauber tahun 2002 lalu.

Massa pun melalui balapan ke-100-nya dengan hasil luar biasa. Diawali dengan meraih pole di sesi kualifikasi, pembalap Brasil berusia 27 tahun itu melengkapi penampilannya dengan mencatat waktu tercepat dan kemudian disempurnakan usai menyentuh garis finish di posisi pertama.

Tambahan 10 poin juga melebarkan kembali peluangnya untuk bertarung dengan Lewis Hamilton di puncak klasemen. Selisih poin keduanya kini hanya terpaut enam angka.

"Kemarin (Sabtu) saya meraih pole dan sekarang merengkuh kemenangan, dengan catatan fastest lap menyempurnakan itu semua. Anda tak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, terutama di balapan ke-100 saya. Semua hasil tersebut didukung oleh mesin Ferrari," ungkap Massa di Crash.

Kecuali saat masuk pitstop, Massa tak terusik pesaing-pesaingnya. Kemenangan kesembilan sepanjang karir di F1 pun berhasil diraih dengan keunggulan lima setengah detik lebih atas Hamilton di posisi dua.

"Saya menjalani start yang bagus dan berusaha maksimal sejak awal. Di paruh kedua balapan mobilnya sangat luar biasa, juga setelah paruh terakhir saat saya menggunakan ban soft. Saya melalui lap dengan mudah. Ini momen yang penting dalam karir saya, saya harus melanjutkan penampilan seperti ini," pungkas suami dari Anna Rafaela Bassi itu. ( din / din )

Sumber : Detiksport.com

Sunday, 3 August 2008

Massa dan Hamilton Sial, Kovalainen Juara

Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport


Budapest - Heikki Kovalainen untuk pertama kalinya menjuarai GP F1 2008 usai memenangi GP Hongaria, Minggu (3/8/2008). Sukses Kovalainen tak terlepas dari kesialan Felipe Massa dan Lewis Hamilton.

Kesialan yang dimaksud adalah kerusakan mesin pada mobil Massa tiga lap menjelang finis ketika dia memimpin balapan dan ban kempes Hamilton di pertengahan lomba.

Kovalainen yang tampil stabil sepanjang balapan pun bak mendapat durian runtuh atas kesialan lawannya itu. Poin 10 berhasil diraihnya, sekaligus menambah catatan curriculum vitae-nya dengan satu kemenangan di musim ini.

Di tempat kedua diduduki pembalap Toyota Timo Glock. Bagi mantan juara dunia GP2 itu, sukses menduduki podium kedua menjadi prestasi terbaiknya di musim ini. Kimi Raikkonen menjadi pembalap yang menyentuh garis finish ketiga di balapan ini.

Dengan hasil ini, Kovalainen kini mengumpulkan 38 angka. Posisinya di klasemen pembalap tak banyak tertolong dengan hasil itu, alias ia tetap menghuni peringkat enam.

Hamilton yang pada akhirnya finis di posisi lima, tetap memuncaki klasemen pembalap dengan 62 angka, disusul Raikkonen dengan 57 poin dan Massa, tetap dengan 54 angka.

( ian / din )


Sumber  : DetikSport.com



Friday, 25 July 2008

Toyota Belum Yakin Gunakan F1 Hybrid Musim 2009

Anton Suhartono - Okezone

PARIS - Tim Toyota Formula 1 belum yakin akan menggunakan mesin hybrid pada mobil F1-nya mulai musim 2009. Sejauh ini Tim lain sudah mengumukan akan menggunakan Kinetic Energy Recovery Systems (KERS) mulai musim kompetisi 2009.

Dengan KERS, energi listrik dihasilkan dari proses regenerative braking atau saat pedal gas diinjak. Listrik disimpan dalam baterai untuk menambah tenaga mesin. Federasi Olahraga Automotif Internasional, FIA mewajibkan seluruh kendaraan yang berlaga di ajang F1, menggunakan teknologi ini mulai 2013. Saat ini, tim Honda dan BMW sudah yakin mulai menggunakan KERS pada musim tahun depan.

Sebelumnya, tim Renault Red Bull pernah mengalami insiden dengan KERS saat diuji coba di pabriknya. Selain itu, seorang tim mekanik BMW Sauber juga terluka lantaran tersengat listrik saat menyentuh bodi mobil yang sedang diuji coba. Kejadian ini menjadi alasan mengapa Howett pesimistis, penggunaan KERS sudah aman saat digunakan pada musim depan.

"Ini bisa berisiko membahayakan orang lain. Saat ini kami masih berupaya mengembangkan sistem pengamanannya dan sejauh ini belum hasilnya belum terlihat," kata Howett kepada Auto Sport yang dilansir Jum'at (25/7/2008).

Menurutnya saat ini belum ada pengaman untuk baterai jika terbakar. Belum lagi tegangan yang dihasilkan sangat besar untuk mendorong mobil. Dan ini harus diimbangi dengan perisapan infrastruktur yang memadai, termasuk pelatihan penanggulangan kebakaran di sirkuit.

Berbeda dengan tim Honda. Sebagai head principal Honda Team, Ross Brawn yakin KERS bisa mulai digunakan pada mobil F1 Honda tahun depan. Pihaknya yakin Honda akan menjadi tim pertama yang menggunakan KERS.

"Mobil kami sudah didesain menggunakan KERS dan sesuai uji coba hasilnya cukup baik. Kami juga terus melihat perkembangannya," kata Brawn.
(ton)

Sumber :
www.okezone.com