Showing posts with label Tutorial 3D Studio Max. Show all posts
Showing posts with label Tutorial 3D Studio Max. Show all posts

Friday, 1 August 2008

Setting Dasar (angka-angka kramat) V-ray

Kemarin sore, waktu lagi baca berita di detik.com sambil nyalain YM, tiba-tiba seorang teman, tepatnya mantan mahasiswa saya nge-buzz (emang ada gitu mantan mahasiswa??). Basa-basi bentar, trus langsung ke topik. Intinya dia nanya gimana cara pertama make vray? Sempat bingung juga sih. Apa hal pertama yang harus diketahui? Lalu saya tanya, sudah pernah pake vray belum? dia jawab, sudah. Nah, jadi tambah bingung, harus mulai dari mana? Bagaimana kalau mulai dari setting dasar yang biasa saya pakai. Dia bilang, boleh yang penting bisa mulai dengan benar.

Sebelumnya, bagi teman-teman yang belum tahu vray, sedikit penjelasan, vray merupakan sebuah plug-in yang di-install ke 3D Studio Max. Vray ini bekerja sebagai render engine yang menghitung pantulan-pantulan cahaya sehingga terlihat lebih realistis. Sebenarnya selain vray, sudah ada radiosty dan mental ray yang merupakan bawaan dari 3D Studio Max. Tapi kali ini kita bicarakan tentang vray dulu.

Kembali ke topik. OK, ayo kita mulai.

Pertama, ya harus buka 3D Studio Max dulu, trus aktifkan Vray-nya (yang belum install vray, bisa cari di google), caranya buka render scene atau ketik 9 pada key board, pilih tab common dan pilih kelompok Assign Renderer (biasanya ada di paling bawah).



Lalu klik kotak titik-titik di bagian Production (sebelah kanan "default scanline renderer"), akan keluar kotak dialog seperti di bawah ini.



Pilih V-Ray Adv lalu klik ok. Setelah itu akan terjadi perubahan menu dan bentuk pada kotak dialog render scene.



Pada "Render Scene" ini pilih tab "Renderer", dan buka kelompok-kelompok dan set seperti di bawah ini :

V-Ray Indirect ilumination (GI)
aktifjan dengan men-centang kontak "On"

V-Ray Irradiance map
Buil-in presets - Current preset pilih "Custom"
Basic parameters - Min rate = -3 , Max rate = -3
Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh waktu render yang cukup cepat



Sementara hanya itu setting standar vray yang biasa saya pakai. Masih banyak yang harus dipelajari dalam vray ini. Selanjutnya akan coba saya bahas lain waktu.


Wednesday, 30 July 2008

Merge pada 3D Studio Max

Dua hari yang lalu, ada seorang mahasiswa saya menghubungi saya via telepon. Dia bertanya agaimana cara meng-copy objek kursi yang sudah dia buat di file lain ke dalam file ruangan yang sedang dia buat. Secara max tidak bisa membuka dua windows secara bersamaan, sehingga merasa kesulitan saat ingin meng-copy objek tersebut.

Bagi mereka yang sudah memiliki jam terbang cukup di 3D Studio Max (3DS) mungkin menganggap kasus ini adalah kasus yang sangat sederhana dan sangat mendasar. Tapi bagi mereka yang baru "memegang" 3DS bisa dipastikan akan mengalami kasus tersebut karena prinsip yang berbeda dengan program-program windows lainnya.

Cara yang biasa digunakan untuk meng-copy objek dari file lain adalah dengan menggunakan fasilitas "Merge". Fasilitas ini bisa dibilang sangat powerfull karena bisa memilih sebagian objek atau seluruh objek yang ada pada file lain, termasuk berbagai modifiernya.

Sarat-sarat yang diperlukan untuk mempermudah proses "Merge" ini antara lain :

Biasakan membuat tiap objek dengan nama unik yang sesuai dan mudah diingat. Misal objek kursi dengan nama kursi dsb.

Biasakan mengelompokkan sebuah objek yang terdiri dari beberapa objek kecil kedalam satu group atau sekalian kedalam satu objek.

Langkah-langkah dalam melakukan "merge" antara lain :.

Pilih di menu fasilitas "merge" dari menu bar - File - Merge.



Setelah itu akan keluar kotak dialog seperti dibawah ini.



Cari dan pilih file yang memiliki objek yang akan di-copy ke file yang sedang aktif. Setelah itu klik open. Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut.



Pada kotak dialog ini, terdapat pilihan objek-objek yang terdapat pada file tersebut. Mulai dari geometri, Light, dsb. Pemilihan objek tidak terbatas cuma satu objek, kita bisa memilih lebih dari satu objek dengan menahan tombol "ctrl" dan klik objek-objek yang diinginkan atau klik-drag pada list objek yang tersedia. Terakhir, klik Ok.

Monday, 28 July 2008

Import file AutoCAD di 3D studio Max

Salah satu cara 3d modeling ruang atau massa bangunan terutama untuk arsitektur dan interior desain adalang dengan meng-import denah yang sudah dibuat sebelumnya di AutoCAD. Bagi sebagian orang, terutama yang mengawali basic menggambarya dari autocad, hampir bisa dipastikan akan mengalami kesulitan masalah presisi jika memulai gambar langsung di 3D Studio Max (3DS), walaupun sebenarnya 3DS sendiri sudah memiliki bermacam-macam tools untuk membantu masalah presisi ini. Salah satu solusi adalah dengan mengawali pekerjaan dari autocad dengan membuat denah ruang atau bangunan yang kemudian dimasukkan ke dalam 3DS. Artikel kali ini akan mencoba mengulas cara dan syarat-syarat import file autocad ke 3DS.

Langkah-langkah awal yang perlu diperhatikan sebelum memasukkan file dwg (autocad) ke dalam 3DS adalah sebagai berikut :

Jika gambar dwg yang akan di-import di 3DS berupa sebuah gambar yang kompleks, maka pisahkan dahulu gambar yang memang diperlukan dengan cara menghapus gambar-gambar lain yang tidak dibutuhkan. Hal ini dikarenakan semakin banyak jumlah garis, hatch, layer dan sebagainya, akan memperlambat proses modeling saat di 3DS.

Setelah menghapus gambar-gambar yang tidak perlu, kemudian hapus semua hatch yang tidak diperlukan, hapus juga dimensi dan text yang ada. Setelah itu, explode semua objek dan jadikan 1 layer saja. Kemudian save dengan nama lain, misalnya "denah lobby 3D.dwg"

Di 3DS, buka "file - import", kemudian pada jendela yang ada, pilih lokasi file yang diinginkan (misalnya "denah lobby 3D.dwg). Biasanya setelah berada di lokasi file, file tidak terlihat. hal ini dikarenakan default import file di 3DS adalah untuk file 3d studio mesh dengan extension .3ds bukan file autocad dengan extension .dwg. Untuk itu ubah dulu "File of type"-nya ke "Legacy AutoCAD (*.DWG)"

Setelah diubah file type-nya maka pilih file yang dimaksud dan klik open. Selanjutnya akan keluar kotak dialog seperti ini :

Pilih "Merge objects with current scene" dan klik ok. Terakhir akan muncul lagi kotak dialog seperti ini :

Pada kelompok "Geometry Options", matikan selection untuk "weld" dan "Cap closed entities", selebihnya biarkan saja seperti itu dan klik ok.