Sebelumnya, bagi teman-teman yang belum tahu vray, sedikit penjelasan, vray merupakan sebuah plug-in yang di-install ke 3D Studio Max. Vray ini bekerja sebagai render engine yang menghitung pantulan-pantulan cahaya sehingga terlihat lebih realistis. Sebenarnya selain vray, sudah ada radiosty dan mental ray yang merupakan bawaan dari 3D Studio Max. Tapi kali ini kita bicarakan tentang vray dulu.
Kembali ke topik. OK, ayo kita mulai.
Pertama, ya harus buka 3D Studio Max dulu, trus aktifkan Vray-nya (yang belum install vray, bisa cari di google), caranya buka render scene atau ketik 9 pada key board, pilih tab common dan pilih kelompok Assign Renderer (biasanya ada di paling bawah).
Lalu klik kotak titik-titik di bagian Production (sebelah kanan "default scanline renderer"), akan keluar kotak dialog seperti di bawah ini.
Pilih V-Ray Adv lalu klik ok. Setelah itu akan terjadi perubahan menu dan bentuk pada kotak dialog render scene.
Pada "Render Scene" ini pilih tab "Renderer", dan buka kelompok-kelompok dan set seperti di bawah ini :
V-Ray Indirect ilumination (GI)
aktifjan dengan men-centang kontak "On"
V-Ray Irradiance map
Buil-in presets - Current preset pilih "Custom"
Basic parameters - Min rate = -3 , Max rate = -3
Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh waktu render yang cukup cepat
Sementara hanya itu setting standar vray yang biasa saya pakai. Masih banyak yang harus dipelajari dalam vray ini. Selanjutnya akan coba saya bahas lain waktu.
1 comment:
thx bgt ilmu nya. sy pgn bljr lbh bnyk ttg v-ray. klo blh pls add me jbucos@yahoo.com d YM atw facebook. mksh.
Post a Comment